THE SOLAR SYSTEM

MENJELAJAH SYSTEM TATA SURYA LEBIH JAUH

Earth Day 2016

EarthDay

Dunia memperingati Hari Bumi setiap tahunnya pada tgl. 22 April. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia agar lebih peduli terhadap planet bumi yang di tinggalinya ini . Di Indonesia hari bumi diperingati dengan berbagai
cara.Misalnya saja di Nusa Dua,
Bali bertepatan dengan haribumi, Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana bekerjasama dengan PT. Jasamarga Bali Tol menanam pohon bakau (mangrove) sekitar 3 ribu batang.

Dp-Bbm-Hari-Bumi-Bergerak

Penanaman mangrove dipusatkan di sekitar jalan tol Bali Mandara di titik akses keluar pintu Nusa Dua. Humas PT. Jasamarga Bali Tol, Drajad Hari Suseno seperti dikutip media online mengatakan, kegiatan penanaman mangrove ini melibatkan sekitar 300 mahasiswa, pemerhati lingkungan dan elemen masyarakat. Dukungan pihak Jasamarga Bali Tol ini tak lain untuk luasan mangrove yang sebelumnya terkena dampak akibat pembangunan jalan Tol Bali Mandara.

Selain itu, untuk menggantikan mangrove ya
ng telah mati, menanam mangrove tidak mudah. Karena, hal itu harus disulam, dipelihara dan dirawat secara terus menerus.Institut Teknologi Bandung –ITB juga turut memperingati Hari Bumi. Perpustakaan ITB menghelat pekan peringatan Hari Bumi dari tgl. 21 hingga 24 April 2014. Bagi pengunjung, mereka cukup datang ke Ruang Serbaguna Perpustakaan Pusat ITB Lantai 1 dan pengunjung perpustakaan bisa belajar tentang berbagai isu lingkungan. Metodenya pun menarik. Pengunjung diajak melihat permasalahan lingkungan yang disajikan dalam bentuk film dan diskusi yang dipandu para ahli. Uniknya, semua kegiatan itu dilakukan melalui video conference. Pada hari Senin, tgl. 21 April, film yang telah diputar adalah film “Future Weather.”

Pemutaran film ini hasil kerjasama Perpustakaan Pusat ITB dengan Kedutaan Besar Amerika di Jakarta. Pada hari Selasa, ada Program Digital Video Conference (DVC) bertemakan Lokakarya Lingkungan Berfokus pada Gerakan Diet Kantong Plastik. Kegiatan ini disiarkan langsung dari Pusat Kebudayaan Amerika Jakarta atau @amerika (baca:etamerika) menggunakan DVC. Peserta kegiatan dari Bandung juga bisa mengikuti dan berinteraksi langsung dengan para peserta di Jakarta. Dikutip dari laman ITB pada hari Selasa, sesi diskusi tentang “Diet Kantong Plastik” ini diisi beberapa presentasi untuk membuka diskusi. Para presenter itu adalah Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Pay for Plastic Petition on Change.org, Komunitas Ciliwung Condet, Si Da
lang Project dan Greenation Indonesia. Setelah itu, akan ada lokakarya mengenai pembuatan tas dari kaos bekas. Selain ITB, ada mahasiswa dari Universitas Tanjungpura Pontianak dan Universitas Sumatera Utara Medan yang bergabung dalam program DVC ini. Pada hri Rabu tgl. 23 April, ada pemutaran film dan diskusi dokumentasi “Arctic Tale” bersama Kathy Harris, relawan dari Amerika. “Arctic Tale adalah film mengenai siklus hidup induk Walrus dan beruang kutub beserta anak-anak mereka. Kehidupan kedua binatang tersebut digunakan untuk menggambarkan realitas kehidupan di Kutub Utara yang kian keras akibat perubahan iklim. Sementara pada hari terakhir, ada program DVC bertema “Lives change at your library.” Seperti DVC sebelumnya, peserta di perpustakaan pusat ITB bisa mengikuti dan berdiskusi tentang peran perpustakaan saat ini di Amerika, terutama dalam melakukan perubahan.

Lain lagi dengan peringatan Hari Bumi di Semarang, civitas akademika Universitas Negeri Semarang memilih tidak mengendarai kendaraan bermotor dan mematikan listrik selama satu jam. Universitas Negeri Semarang (Unnes) menetapkan bebas kendaraan dalam rangka Hari Bumi Sedunia. Ketua Badan Pengembang Konservasi Unnes, Dewi Liesnoor S menjelaskan bahwa selama satu jam penuh, udara di Kampus Konservasi itu akan bersih dari asap kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, civitas akademika Unnes juga diimbau mematikan listrik di jam yang sama. Kebijakan berlaku pada Selasa, 22 April 2014 pukul 12.00 hingga 13.00 WIB sebagai salah satu ekspresi memperingati Hari Bumi. Dewi melanjutkan, kebijakan ini tidak hanya untuk mobil dan sepeda motor di lingkungan Unnes. Bahkan, bus kampus pun tidak beroperasi selama satu jam tersebut. Untuk mendukung peringatan Hari Bumi di Unnes, pihak rektorat menyediakan sepeda dan mobil bertenaga aki.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 April 2016 by .
%d blogger menyukai ini: